Kapasitor AC Rusak Apakah Berbahaya bagi Kinerja AC?

Kapasitor ac kalian rusak? mari ketahui apakah berbahaya untuk kinerja AC

Kapasitor AC Rusak Apakah Berbahaya bagi Kinerja AC? – AC terdiri dari beberapa macam komponen penting. Salah satunya yaitu kapasitor. Dengan kemampuan kerja yang tinggi, kapasitor AC yang rusak merupakan hal yang biasa terjadi. Pada artike ini, kita akan memberikan sedikit informasi mengenai kerusakannya pada AC dan apa itu kapasitor.

Pengertian Kapasitor AC

Kapasitor AC merupakan sebuah benda dengan bentuk tabung kecil atau silinder. Fungsinya adalah untuk memberikan energi ke motor, serta memberikan daya pada sistem pendingin ruangan tersebut. Kapasitor AC dapet memberikan dorongan awal di pendingin ruangan ketika kalian nyalakan. Serta bisa memberikan daya terus-menerus supaya AC bisa terus bekerja dengan baik.

Kapasitor AC termasuk ke dalam komponen penting pada AC yang membantu kinerja pendingin ruangan. Dengan fungsi yang sangat penting itu, kapasitor mudah rusak. Meski desainnya mempunyai bentuk dan masa penggunaan yang cukup lama, berbagai macam faktor bisa saja menjadi penyebab kerusakan pada bagian komponen kapasitor.

kunjungi juga :

Service AC Area Cilandak Yang Terpercaya Dan Murah

Kapasitor mempunyai dua jenis. yaitu kapasitor kipas dan kapasitor kompresor. Mempunyai nama yang berbeda, tentu saja masing-masing kapasitor ini mempunyai tugas yang berbeda-beda akan tetapi mempunyai tugas yang hampir sama.

Kerusakan pada komponen kapasitor bisa mengakibatkan AC tidak bisa mengeluarkan udara dingin lagi, Akbitnya proses pendinginan yang ada di dalam ruangan atau area dimana AC dipasang akan menjadi tidak optimal atau tidak efisien.

Berbagai macam gejala Kerusakan Kapasitor AC

Beberapa gejala kerusakan pada kapasitor yang bisa kalian ketahui langsung saat AC kalian menyala adalah sebagai berikut ini:

  • AC tidak bisa dinyalakan dalam waktu yang cukup lama meskipun listrik di rumah kalian berjalan dengan baik.
  • AC secara otomatis mati.
  • AC mengeluarkan hawa panas secara terus-menerus.
  • AC mengeluarkan suara dengung saat dinyalakan.
  • Memiliki jeda waktu yang cukup lama bagi AC untuk bekerja setelah dinyalakan.

Menguji Kerusakan Kapasitor AC

Untuk menguji kerusakan kapasitor AC, kalian bisa memperhatikan bagian ventilasi bagi kipas di atas unit. apbila fan atau kipas tidak berputar, carilah benda panjang dan tipis seperti obeng atau tang dan putar perlahan salah satu bilah kipas itu.

Jika kipas sudah mulai berputar, jadi kemungkinan terjadinya gangguan pada kapasitor AC kalian. Terjadinya kerusakan atau gangguan pada kapasitor Ac bisa menyebabkan suara dengung dari dalam AC, akan tetapi AC tidak dapat bekerja dengan baik.

Dampak Kerusakan Kapasitor AC

Terjadinya kerusakan atau gangguan pada kapasitor bisa mengakibatkan tidak maksimalnya, atau tidak bekerjanya pendingin pada AC di area atau ruangan.

Kapasitor yang rusak menghambat kinerja pendingin ruangan. Pendingin ruangan akan mengeluarkan angin ataupun hawa panas daripada dengan hawa dingin pada umumnya. jika kerusakan ini kalian abaikan secara terus-menerus akibatnya bisa mengganggu kinerja AC. Ini dapat menyebabkan kerusakan yang lebih besar pada komponen lain.

Agar dapat mengatasi masalah di atas, kalian bisa lakukan penggantian kapasitor yang rusak dengan kapasitor yang baru supaya pendingin ruangan bisa bekerja dengan baik serta proses pendinginannya bisa segera kalian rasakan. Akan tetapi, jika kalian kesulitan untuk mengganti kapasitor yang rusak, maka bisa menggunakan jasa atau layanan service AC.

Mengganti Komponen

Jika kalian berencana untuk mengganti kapasitor yang rusak, maka kalian harus memilih pengganti yang cocok dengan kebutuhan pendingin ruangan anda. Faktor penting di dalam pemilihan kapasitor AC adalah tegangan kerja serta microfarad (μF).

Tegangan kerja tidak harus sama dengan kapasitor AC kalian, akan tetapi harus kalian usahakan tegangan yang ada setidaknya serupa, atau bisa di atas dari tegangan asli kapasitor. Tak hanya itu, microfarad juga harus wajib menyerupai dengan kapasitor.

Pada umumnya, tegangan dan microfarad akan tertulis di bagian kapasitor AC. jadi, sebelum membeli pengganti kompasitor AC, catatlah terlebih dahulu model dan sistem AC yang kalian miliki agar memudahkan pemilihan kapasitor AC nantinya.